Senin, 06 Februari 2017

Proses Pengendalian Resiko dalam Sistem Manajemen ISO 9001

Terdapat perubahan yang terkait dengan proses penyusunan sistem manajemen ISO 9001 dari sebelumnya, yaitu versi 2008 menjadi 2015? Penyusunan sistem dijalankan bukanlah hanya melihat pada pendekatan proses saja, namun juga melihat pada pendekatan resiko.  Adapun proses penetapan sistem yang dijalankan dalam perusahaan adalah dengan menjalankan sistem manajemen berbasiskan resiko.

Bagaimana tahapan pengendalian resiko yang dijalankan dalam perusahaan dilakukan? Program dari pengendalian resiko dijalankan dengan menetapkan status alokasi pengendalian Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dalam beberapa tahapan sebagai berikut.

(1) Penetapan Skala Perhitungan Resiko
Perusahaan harus melakukan proses perhitungan atas setiap nilai resiko yang ada dalam aktifitas operasional perusahaan. Dalam proses perhitungan resiko yang dimaksudkan tersebut, adalah penting untuk menjalankan evaluasi atas dampak yang muncul.

(2) Desain serta Penyusunan Sistem atas Pengendalian Resiko
Memastikan sistem yang akan didesain dan disusun untuk memastikan resiko yang muncul dapat dikendalikan dan diminimalkan.  Menjalankan sistem atas desain pencegahan untuk meminimalkan seluruh resiko yang muncul.

(3) Melakukan Pengukuran dan Analisis Kinerja Resiko
Melakukan proses pengukuran atas setiap resiko yang muncul, serta kemudian melakukan analisis terkait dengan seluruh kinerja resiko yang muncul. Bagaimana proses pengendalian atas sistem kinerja resiko tersebut dapat dijalankan secara tepat dan optimal.

Bagaimana perusahaan Anda saat ini melakukan proses analisis resiko dalam implementasi Sistem Manajemen ISO 9001:2015? Lakukan proses pencarian referensi eksternal untuk dapat menjalankan Sistem Manajemen ISO 9001:2015 yang tepat dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar